"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , , , , , » Kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia semakin meningkat

Kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia semakin meningkat

Written By Menara Penjaga on Jumat, 02 November 2012 | 02:35

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ratu Elizabeth II berjabat tangan dengan
Kepala Angkatan Bersenjata Inggris saat upacara penyambutan dengan Parade Pasukan
Berkuda di London, Inggris, Rabu (31/10/2012). Foto: Antara.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia sudah semakin meningkat. Untuk itu Presiden mengucapkan terima kasih atas kontribusi media massa dan berharap media tetap menyampaikan kebenaran.“Thanks atas kontribusi media massa. Just tell the truth,” ujar Presiden usai pertemuan dengan para pemimpin redaksi media massa nasional di London, Inggris, Rabu (31/10/2012).

Di dalam rombongan Presiden yang ikut antara lain Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Pendidikan M Nuh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar, serta dua putra Yudhoyono, yakni Edhie Baskoro Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Presiden juga menekankan bahwa dirinya senang menerima kritik sehat yang disampaikan pihak tertentu melalui media massa. Namun kepada para Pemred tersebut Presiden juga meminta agar cerita tentang keberhasilan yang dicapai disampaikan kepada khalayak.

“Kritik yang sehat itu tentu baik, tetapi kalau ada yang baik dalam pemerintahan ini, disampaikan juga agar rakyat semakin percaya diri terhadap bangsa ini. Lihatlah what we have done, ”kata Presiden.

Menyambut kedatangan Presiden RI ini, bendera Merah Putih resmi berkibar berdampingan dengan bendera Inggris, The Union Jack, di sepanjang The Mall, jalan utama menuju Istana Buckingham, Inggris, sejak Senin (29/10/2012).

Jalanan yang biasanya dilintasi para tamu kehormatan menjalani prosesi dengan kendaraan atau kereta berkuda. Menurut Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Hamzah Thayeb, undangan ini sudah ada sejak tahun 2011. Namun, karena Indonesia berhalangan disusul kesibukan Inggris mengurus peringatan Diamond Jubilee Ratu Elizabeth, Olimpiade hingga Paralimpiade baru bulan Oktober ini kunjungan terealisasi.
Bahkan sang Ratu Elizabeth sendiri mengirim surat undangan untuk Indonesia. Ini merupakan kunjungan kenegaraan bersejarah. Terakhir Indonesia melawat ke Inggris tahun 1979. Ratu Elizabeth pernah ke Indonesia tahun 1974.

Kunjungan ini sendiri dilakukan dalam konteks hubungan kerjasama kedua Negara yang semakin berkembang. Total perdagangan Indonesia- Inggris tahun 2011 mencapai 2,4 triliun Poundsterling atau naik 10 persen per tahun. Tahun 2011, ekspor barang dan jasa Inggris ke Indonesia senilai 0,97 triliun Poundsterling, meningkat sebesar 28 persen.

Sementara impor Inggris dari Indonesia meningkat 0,6 persen menjadi 1,4 triliun Poundsterling. Investor-investor terbesar Inggris termasuk Jardines, BP, Premier Oil, Shell, Unilever, HSBC, Standard Chartered Bank, Prudential, Glaxo Smith Kline, dan Astra Zeneca.

Pada April 2012 Perdana Menteri Inggris dan Presiden RI mengumumkan komitmen menggandakan perdagangan baik barang dan jasa pada 2015 menjadi 4,4 triliun Poundsterling. Pada kunjungan ini, Presiden didampingi delegasi bisnis dalam jumlah besar.

Agenda Presiden selama di London, selain bertemu Ratu dan Duke of Edinburgh, juga akan bertemu dengan anggota kerajaan lainnya, termasuk Prince of Wales dan Duchess of Cornwall, juga pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Wakil Perdana Menteri Nick Clegg,serta pemimpin oposisi Ed Miliband.

Kunjungan ini juga merupakan kesempatan mengadakan Panel Tingkat Tinggi PBB mengenai Pembangunan Paska 2015, dimana Perdana Menteri David Cameron, Presiden Yudhoyono dan Presiden Liberia Sirleaf merupakan pemimpin panel.

Kegiatan lain yang akan dilakukan Presiden adalah berbicara di Gedung Parlemen, Wilton Park dan makan malam kenegaraan di Istana Buckingham. SBY akan menyampaikan pidato di beberapa forum, termasuk di antaranya di hadapan All-Party Parliamentary Group on Indonesia, Royal College for Defence Studies,dan Wilton Park. Kepala Negara beserta rombongan akan berada di Inggris hingga 3 November dan melanjutkan kunjungan kerja ke Laos untuk menghadiri KTT ke-9 Asia-Europe Meeting (ASEM).  (beritasore.com via Zona Damai)
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger