"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

17 Humor Kemerdekaan Republik Indonesia

Written By Menara Penjaga on Rabu, 14 Agustus 2013 | 22:15

Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Sukarno dan Moh. Hatta, 17 Agustus 1945.
Foto bersejarah ini diambil oleh dua fotografer dari Kawangkoan, Minahasa, Frans Mendur dan Alex Mendur (foto: net).

1. Bukan Saya!
Riring, seorang murid SD, mengantuk ketika ibu guru menjelaskan pelajaran sejarah kemerdekaan RI. Ibu guru mendekat ke mejanya, lalu bertanya, “Riring, siapa yang membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI?
Dengan malu-malu, Riring menjawab, “Bukan saya, Bu Guru.”1


2. Kenalan
Bu Guru: “Dani, sapa itu Wolter Mongisidi...?”
Dani: “Nentau, Bu Guru…”

Bu Guru: “Kalo Sam Ratulangi, sapa dang...?”
Dani: “Nentau, Bu Guru...”

Bu Guru: “Bagaimana lei ngana ini? Samua ngana nentau. Nda ja blajar ngana kang?”

Dani: “Ja blajar Bu Guru… dia pe masalah kwa bagini, coba Dani tanya pa Bu Guru. Bu Guru tau nda Nini Walintukan...?”
Bu Guru: “Sapa kang dia?…”

Dani: “Kalu Dora Sambow dang Bu Guru tau?”
Bu Guru: “Nentau noh… maar sapa dang dorang itu...?”

Dani: “So itu noh, Bu Guru…, torang kan masing-masing ada kenalan.”2


3. Nama Marga Bung Karno
Seorang kakek yang baru pertama kali bepergian ke luar daerah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Sembari menggagumi kemegahan bandara, ia bergumam: Wah, baru tahu saya. Ternyata nama marga Bung Karno itu adalah Hatta.3


4. Tanda tangan
Seorang kepala sekolah baru ingin tahu pengetahuan sejarah nasional murid-murid kelas enam. "Anak-anak, siapa yang menandatangani naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?" tanyanya.

Tidak ada yang menjawab. Ia pun merasa kecewa karena di antara murid itu tidak ada yang tahu nama Sukarno dan Moh. Hatta.

Seperginya kepala sekolah dari ruang kelas, Pak Midun, guru wali kelas 6 yang cemas jangan-jangan ia yang kena batunya, berdiri di depan kelas.

Dengan wajah serius ia berkata, "Ini soal naskah Proklamasi yang ditanyakan oleh Bapak Kepala Sekolah tadi. Sebaiknya kamu mengaku saja kalau ada di antara kamu yang menandatanganinya."


5. Lomba nyanyi lagu hari kemerdekaan…
Dalam kesempatan lomba nyanyi lagu hari kemerdekaan, dengan semangat Cak Sakera mulai menyanyi:
“Enam belas Agustus tahun empat lima…”
Juri: “Bapak, salah itu… Ulangi!”
Cak Sakera mulai lagi:
“Enam belas Agustus tahun empat lima…”
Juri: “Masih salah…Ini kesempatan terakhir!”
Cak Sakera: “Saya ndak salah pak, sampean dengar saya nyanyi dulu.”
Akhirnya juri serius mendengarkan,
“Enam belas Agustus tahun empat lima…besoknya hari kemerdekaan kita…”
(Sumber: http://humorsingkat.wordpress.com/category/humor-kemerdekaan/)


6. Belum lahir
Ibu guru mengajar tentang sejarah kemerdekaan RI.
"Kalian tahu, bagaimana pada saat itu pejuang-pejuang kita berkorban untuk kemerdekaan RI? Mereka berjuang hidup atau mati hingga tetes darah penghabisan! Nah, kamu Riring, coba kamu ceritakan bagaimana peristiwa pembacaan teks Proklamasi itu."
Riring tersentak, "Aduh! Mana saya tahu Bu, kan waktu itu saya belum lahir...."4


7. Minuman daerah
Setelah perayaan 17-an di kantor Kedubes RI, lima orang Indonesia di San Francisco pergi ke restoran Borobudur; masing-masing Bugis, Manado, Buton, Papua, Jawa dan Ambon, lalu memesan minuman:
Orang Bugis: "Krating Daeng!"
Orang Manado: "Extra Jo!"
Orang Buton: "La Segar!"
Orang Papua: "Ale-Ale!"
Orang Jawa: "Mari Mas!"
Terakhir orang Ambon mulai bingung, semua sudah memesan minuman favorit sesuai dialek khas daerah. Karena gengsi, dengan suara agak keras orang Ambon memesan: "Beta Din!"5


8. Tidak Hafal Pancasila
Wawang mendapat tugas membacakan Teks Pancasila saat upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Saat map dibuka ternyata bukan Teks Pancasila melainkan Teks Proklamasi. Mencoba mengatasi situasi, Wawang mulai melafalkan butir-butir Pancasila di luar kepala.

Satu, Ketuhanan yang Maha Esa.
Dua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Tiga, Persatuan Indonesia.
Empat,…(lupa)
dan 5 tidak ada perubahaan...6


9. Lambang Burung Garuda
Murid: "Pak, kenapa lambang negara kita burung Garuda?"

Guru: "Karena sesuai dengan hari kemerdekaan kita, 17 Agustus 1945, 17 adalah jumlah bulu di sayap, bulan 8 (Agustus) adalah jumlah bulu di ekor, dan 45 adalah jumlah bulu yang berada di leher."

Murid: "Lalu mengapa negara kita merdeka tanggal 17 Agustus bukan tanggal 2 Januari misalnya...?"

Guru: "Ehmmm, kalau kita merdeka tanggal 2 Januari maka lambang negara kita bukan lagi burung Garuda melainkan capung, dengan dua sayap dan satu ekor."7


10. Cerita Nasrudin
Setelah bepergian jauh, Nasrudin tiba kembali di rumah. Istrinya menyambut dengan gembira,
"Aku punya sepotong keju untukmu," kata istrinya.
"Syukurlah," kata Nasrudin, "Aku suka keju. Keju itu baik untuk kesehatan perut."
Tidak lama Nasrudin kembali pergi. Ketika ia kembali, istrinya menyambutnya dengan gembira juga.
"Adakah keju untukku ?" tanya Nasrudin.
"Tidak ada lagi," kata istrinya.
Kata Nasrudin, "Yah, tidak apa-apa. Lagipula keju itu tidak baik bagi kesehatan gigi."
"Jadi mana yang benar ?" kata istri Nasrudin bertanya-tanya, "Keju itu baik untuk perut atau tidak baik untuk gigi ?"
"Itu tergantung," sambut Nasrudin, "Tergantung apakah kejunya ada atau tidak."8
(Sorry, tarada kaitan dengan Hari Kemerdekaan RI)

11. 10 Judul Film Patriotisme Asli Manado
The Patriot: Pangsayang tana aer
The Champion: Amper sama captikus
1911: Sambilangbelas deng seblas, rekeng jo sandiri
Rocky: Jago bakalae
Independence Day: Hari lari karong
Apollo 13: Burung besi
Forrest Gump: Tumingkas, Forrest!
Top Gun: Pistol wangko
Braveheart: Nyanda tako mati
Soegija: Mantap kang

12. Judul Film Asli Manado yang nyanda da kaitan dengan 17 Agustus
The last samurai: Peda terakhir
I Am Legend: Makang puji
Night at the Museum: Malam-malam di muka SMP 1
The World is not Enough: Kase hati mau jantong
Hantu Jeruk Purut: Setang ini bukang daong lemong
A Time Travelers Wife: Bini pang ba pontar
The Terminal: Tomohon, Tondano, somo brangkat!!
My Wife Is A Gangster: Bini bajingan
Putri yang Titukar: Bidan nda ba taru kira
Cinta Fitri: Nyanda abis-abis
Gone With The Wind: Konto Babadiam
Alien vs Predator: Mambao lawan pa Sumanto
The Ghost Raider: Songko ba ojek
I Like it: Kita orang Laikit
The Proposal: Ba cari dana
Bangku Kosong: Nda pi sekolah
Escape from Alcatraz: So tumingkas dari Malendeng
Drunken Master: Banyak di Manado
Transformers: Trans Kawanua
Suami-suami takut istri: Bini injang-injang
Million Dollar Baby: Babi harga kintal
Yes or no: Bilang jo, klo iyo, iyo, kalo nyanda, nyanda.
Mengejar Mas Mas: Ba bli eis cukur
Iron Man: Laki-laki sementara ba strika
X-Men First Class: Mantan cowo di klas 1 SMA
Beranak dalam kubur: Nda ada bidan
One Miscall: Nda modal
A Big Fat Liar: Gode Pangbadusta
Hellboy: Laki-laki setang putar
Monster in law: Mama mantu le ka monster
Mamma Mia!: Mia pe mama
Armagedon: Bertobat jo, somo kiamat
The Lord of the Rings - The Return of the King: Raja babale ambe cincin ta tinggal
Harry Potter and half blood prince: Harry potter deng pangeran kurang darah
James bond: Jems pe utang
The vampire diaries: Catatan harian paniki sebelum jadi ikang
When in rome: Waktu makang kukis Roma
Shark 2: Cakalang Fufu
Prince of persia: Nyong-nyong Kampung Arab...9

13. Terlambat pulang
Kenapa kamu terlambat pulang hari ini, Dino!” tanya sang ayah.
Soalnya tadi dihukum oleh ibu guru,” jawab Dino.
Kenapa, kamu mengganggu teman ya?!”
Tidak, Pak. Ditanyain sama Ibu Guru siapa yang menulis UUD 45...”
Kamu jawab?”
Tidak tahu, Pak...”
Sungguh-sungguh bukan kamu?”
Sungguh, Pak...”


14. Opa waktoe doloe
Opa: “Dulu opa perang lawan Belanda sampe Jepang kong Belanda ulang, opa nyanda tako. Maju trus pantang mundur, cuma satu kali kelingking yang tagaris sadiki.”
Cucu: “Laeng dari itu dang opa?”
Opa: “Bangka, bengko, bongko.”

15. Makan tidur
Ibu Guru: “Anak-anak, apa yang kalian dapat lakukan untuk mengisi kemerdekaan saat ini?”
Dino: “Belajar dengan rajin!”
Ibu Guru: “Bagus, Dino. Siapa lagi yang bisa menjawab?”
Riring: (mengangkat tangan) “Membantu orangtua, Bu Guru.”
Ibu Guru: “Bagus sekali, Riring. Coba kamu sebutkan contohnya.”
Riring: “Hmmm...makan teratur dan tidur tepat waktu.”

16. Anggota DPR dan pilot penyabu
Seorang guru matematika bertanya kepada murid-muridnya, “Seandainya pesawat Boeing 747 Lion Air dipiloti oleh penyabu, dan mengangkut 560 orang anggota DPR RI, meledak di ketinggian 1000 kaki dan jatuh di pegunungan berbatu tajam dengan kemiringan 45 derajat, berapa kemungkinan yang selamat ?”
Murid-murid menjawab serempak dan tegas, “Yang selamat 250 juta rakyat Indonesia, Bu!”10

17. Hari Kemerdekaan
Hari Peringatan Kemerdekaan Indonesia sudah semakin mendekat. Pemimpin paduan suara yang akan menyanyikan lagu Hari Merdeka (17 Agustus Tahun '45) mulai kesal dengan kekeliruan yang dilakukan salah satu anggota paduan suara, Om Oki.
Pemimpin PS: “Ok, sekali lagi...satu...tiga...”
Om Oki: “Tujuh belas Agustus tahun empat limya...”
Pemimpin PS: “Stop, stop, stop...Om Oki, coba ingat ya, bukan 'limya', tapi 'li-ma'. Ok!...Ok, sekali lagi...”
Om Oki: “Tujuh belas Agustus tahun empat li-ma...”
Pemimpin PS: “Mantap, Om. Lanjutkan...”
Om Oki: “Itulah hari kemerdekaan kitya...”


                                                                                              lesterijayaadvertising.blogspot


-------
1 Diadaptasi dari www.endibiaro.blogdetik.com (14 Agustus 2013).

2 Diadaptasi ke Melayu Manado dari share HUMOR, BlackBerry Indonesia Community, http://www.berryindo.com/forum/topic/share-humor/page/2#.Ugr-wNIU9RY#ixzz2budo3sAI (14 Agustus 2013). Terjemahan Bahasa Indonesia:
Bu Guru: “Dani, siapa itu Wolter Mongisidi?
Dani: “Tidak tahu, Bu Guru...”
Bu Guru: “Kalau Sam Ratulangi, siapa dia?
Dani: “Tidak tahu juga, Bu Guru...”
Bu Guru: “Bagaimana kamu ini? Semua kau tidak tahu. Kamu tidak belajar ya?”
Dani: “Saya belajar Bu Guru...masalahnya coba Dani tanya pada Bu Guru. Bu Guru tahu tidak Nini Walintukan...?”
Bu Guru: “Sapa dia?...”
Dani: “Kalau Dora Sambow apa Bu Guru tahu?”
Bu Guru: “Tidak tahu...memangnya siapa mereka itu?”
Dani: “Itulah Bu Guru..., kita kan masing-masing punya kenalan.”

Robert Wolter Mongisidi dan Dr. Sam Ratulangi adalah dua Pahlawan Nasional asal Sulawesi Utara.

3 Diadaptasi dari www.endibiaro.blogdetik.com (14 Agustus 2013).

Diadaptasi dari I-humor, http://humor.sabda.org/belum_lahir (14 Agustus 2013).

Diadaptasi dari share HUMOR, BlackBerry Indonesia Community, http://www.berryindo.com/forum/topic/share-humor/page/2#.Ugr-wNIU9RY#ixzz2buczTPTN (14 Agustus 2013).

Diadaptasi dari www.ketawa.com, http://www.ketawa.com/2008/08/15/4710-tidak-hapal-pancasila.html#ixzz2buj39kUC (14 Agustus 2013).

7 Sumber: http://www.ketawa.com/2010/08/17/6778-lambang-burung-garuda.html#ixzz2bujGDEuQ (14 Agustus 2013).

8 Sumber: http://www.ngakak.org/viewtext.php?id=2178 (14 Agustus 2013)

9 Sumber: http://www.ketawa.com/2012/09/27/8244-judul-film-manado-asli.html#ixzz2bvCfwXzO (14 Agustus 2013).


10 Sumber: share HUMOR, BlackBerry Indonesia Community, http://www.berryindo.com/forum/topic/share-humor/page/2#.Ugr-wNIU9RY#ixzz2bue9YbVr.
Share this article :

1 komentar :

Max Evert Ibrahim Tangkudung mengatakan...

Ingat dan Ajarkan Terus, bahwa :


TANPA ORANG KRISTEN YANG BERJUANG BAGI KEMERDEKAAN INDONESIA. MAKA MUSTAHIL INDONESIA MENJADI NEGARA YANG MERDEKA.

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger