"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , , , , , » Rick dan Kay Warren: Kami dibanjiri oleh kasih, doa, dan kata-kata yang baik

Rick dan Kay Warren: Kami dibanjiri oleh kasih, doa, dan kata-kata yang baik

Written By Ray Maleke on Selasa, 09 April 2013 | 02:23

Depresi adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan
bantuan profesional dan dukungan dari keluarga dan teman-
teman. Memahami diri sendiri dan mengerti rancangan Allah
dalam hidup kita dapat membantu kita mengatasi depresi
sehingga dapat membantu orang lain juga.
AMERIKA SERIKAT, Los Angeles (MP) -- Twit dari @RickWarren yang dikirim Minggu, 7 April 2013 jam 1:06 waktu setempat selebihnya mengatakan: You are all encouraging our #brokenhearts (kalian menguatkan hati kami yang hancur).

Hal ini sehubungan dengan kematian anak mereka, bungsu dari tiga bersaudara, Matthew Warren, 27, yang dilaporkan melakukan bunuh diri. 

Dan Aikin, sherif di Orange County, mengungkapkan bahwa Matthew meninggal akibat luka tembakan yang terjadi pada Jumat sekitar jam 10 pagi waktu setempat, demikian dilansir USA Today dari NBC News.

Dalam sebuah pernyataan dari Saddleback Community Church, Matthew Warren dikatakan bergumul dengan depresi akut dan niat bunuh diri.

Menurut Pdt Rick, ini adalah sebuah “kekalahan” dalam sebuah pergumulan yang lama, sekalipun mereka telah mengupayakan berbagai cara untuk menolong anak mereka.

Ini adalah penyakit yang tak tidak pernah dapat dikontrol sepenuhnya dan rasa sakit emosional membawanya untuk mengakhiri hidupnya sendiri,” tulis Pdt Rick seperti dikutip oleh USA Today.

Diungkapkan Pdt Rick, Matthew adalah orang yang sangat baik, berhati lembut, dan berbelas kasih, punya otak brilian, sangat peka dengan mereka yang mengalami pergumulan, sehingga dengan segera ia akan mendekati mereka dan memberi mereka dorongan.

ChristianityToday melaporkan bahwa kematian Matthew Warren telah mendorong banyak diskusi tentang bagaimana gereja-gereja menanggapi persoalan depresi dan penyakit mental lainnya.

Depresi tidak mengenal kaya atau miskin, perempuan atau laki-laki, tua atau muda, tidak juga SARA (suku, agama, ras, golongan). 340 juta orang di dunia menderita depresi, dan jumlah ini terus meningkat. Satu dari empat perempuan mengalami depresi dan satu dari sepuluh laki-laki menderita depresi.” Pemulihan Gambar Diri

Pengalaman sedih keluarga Warren dapat menjadi pendorong bagi umat percaya untuk terus bergumul dan menjangkau mereka yang bergumul dengan depresi. 

Demikian juga supaya yang mengalami sakit depresi untuk tidak menyerah dengan hidup, membuka diri untuk mencari pertolongan, dan ketika telah dipulihkan dapat membantu mereka yang bergumul dengan penyakit yang telah merampas banyak jiwa anak-anak dari orangtua yang mengasihi mereka.***
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger