"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , » Mengajarkan anak mandiri

Mengajarkan anak mandiri

Written By Menara Penjaga on Kamis, 01 November 2012 | 00:38

Sebagai orang tua tentunya Anda kepingin agar buah hati Anda bertumbuh menjadi dewasa. Salah satu ciri orang yang dewasa adalah memiliki mental yang tangguh dan mandiri. Untuk mewujudkan cita-cita yang mulia tersebut tentunya harus dimulai dari sejak dini. Orang tua yang baik dan mengasihi anak akan memberikan contoh dalam mendidik serta mengajar anaknya dari sekarang sehingga si anak menjadi pribadi yang mandiri, ulet dan tangguh.

Salah satu cara mendidik anak supaya mandiri adalah dengan membiarkan anak menyelesaikan pekerjaan atau permainan yang sukar bagi dirinya ketika dia bersemangat melakukan suatu pekerjaan atau permainan tersebut.

Jika dia tidak berhasil maka orang tua sebaiknya tidak buru-buru memberikan bantuan apalagi mengambil alih pekerjaan atau pemainan tersebut. Orang tua cukup memberi tahu atau memberikan contoh bagaimana cara menyelesaikan pekerjaan tersebut sehingga si anak tetap mengerjakan pekerjaan/permainan tersebut hingga selesai.

Walaupun demikian orang tua harus tetap ada di situ untuk memperhatikan dengan seksama apa yang sedang dikerjakan si anak sampai ia berhasil dan menyelesaikannya. Bila ia tetap tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut selama beberapa jam maka disini peranan kesabaran dan dukungan moril dari orang tua dibutuhkan oleh si anak.

Bila si anak berhasil maka berikan pujian dan penghargaan dari kedua orang tua seperti kata-kata yang membuat ia bangga sambil memberikan pelukan, rangkulan atau tepukan di pundak atau bahunya sebagai ekspresi orang tua bangga atas ketekunan dan kegigihannya.

Cara lain mendidik anak supaya mengerti bahwa hidup ini harus diisi dengan perjuangan dan kerja keras adalah dengan membawa anak-anak ke tempat yatim piatu. Di sana mereka bisa melihat dan merasakan bagaimana anak-anak yatim piatu hidup tanpa orang tua, namun bisa mengurus dirinya sendiri, sehingga anak-anak yang diajak ke tempat yatim piatu dapat belajar mengucap syukur kalau mereka lebih beruntung karena masih memiliki orang tua. 

Selain itu anak kita dapat belajar dan terinspirasi dari mereka/para anak yatim untuk bisa mandiri dan berusaha menyelesaikan setiap pekerjaan dan tanggung jawab mereka dengan baik.

Namun dari kedua hal/cara mendidik anak di atas, ada satu rahasia yang sangat ampuh alias jitu sehingga anak-anak bisa memiliki ketekunan dan karakter yang tangguh/gigih dalam menghadapi tekanan kehidupan. 

Kuncinya ialah peran ayah dalam mempraktikkan apa yang disebut pengasuhan tegas dan berwibawa , tetapi model pengasuhan itu jangan disamakan dengan pengasuhan yang sewenang-wenang.

Beberapa hal dalam pengasuhan tegas berwibawa itu antara lain anak mendapatkan kehangatan dan kasih sayang dari ayah, penekanan terhadap kepercayaan dan alasan dari setiap aturan yang dibuat orangtua, serta anak diberikan kebebasan yang wajar. (Jawaban.com)
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger