"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak masyarakat Australia mengobarkan perang terhadap pornografi

Written By Menara Penjaga on Sabtu, 20 Oktober 2012 | 01:28

Gedung Parlemen Australia di Canberra, tempat dilaksanakannya
Roundtable Discussion mengenai pornografi dan keterkaitannya dengan
perdagangan seks serta bagaimana menyikapinya.
AUSTRALIA, Canberra (19 Oktober 2012).

Sejumlah enam belas pemimpin yang mewakili empat belas kelompok masyarakat yang mewakili jutaan keluarga Australia bertemu di Gedung Parlemen, Canberra, membahas dampak pornografi dan kaitannya dengan perdagangan seks serta bagaimana memecahkan masalah yang telah membangkitkan keprihatinan yang dalam ini.
Dalam pertemuan itu dihasilkan “Deklarasi 9 Oktober” meliputi “Tiga Titik Rencana” yang disepakati bersama sebagai upaya untuk melawan perdagangan seks dan eksploitasi perempuan dan anak-anak di tengah masyarakat Australia yang saat ini telah “sangat di-seksualisasi.”
Tiga titik rencana dan tindakan tersebut adalah:
1. Membersihkan pilihan file XML (feed) Internet dari material pornografi - bebas dari pornografi di tingkat penyedia jasa Internet (ISP);
2. Mencegah seksploitasi perempuan dan anak-anak - mendidik tentang efek berbahaya dari pornografi;
3. Menegakkan hukum yang ada untuk mengekang penyebaran pornografi dan perbudakan dan eksplotasi seksual.
Warwick Marsh, salah satu pemrakarsa, mengundang peserta hening satu menit pada pertemuan itu untuk mengenang wartawan ABC, Jill Meagher, 29 tahun, yang diperkosa dan dibunuh di Melbourne, Sabtu 22 September, 2012 lalu.
Warwick mengungkapkan bahwa pemerkosaan dan pembunuhan Jill Meagher yang menggemparkan di Melbourne telah mengangkat perlunya tindakan untuk mengubah arus pornografi yang menghasut kekerasan terhadap perempuan. “Kita harus melakukan sesuatu tentang budaya kekerasan terhadap perempuan yang telah melingkupi masyarakat kita. Untuk melakukan sesuatu tentang kekerasan seksual kita harus melakukan sesuatu tentang pornografi,” ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa tujuan umum yang ingin dicapai adalah “sebuah dunia yang aman bagi wanita dan anak-anak Australia bebas dari kebencian dan kekerasan.” Ia mengajak masyarakat Australia untuk melindungi perempuan dan anak dari dampak bahaya pornografi. “Mari kita menempatkan perempuan dan anak-anak Australia sebagai yang pertama dan menolak kebencian terhadap wanita yang melekat pada materi pornografi." (CT/MP)
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger