"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , » MENYERAH KEPADA KEHENDAK-NYA

MENYERAH KEPADA KEHENDAK-NYA

Written By yohana setiani on Selasa, 06 November 2012 | 08:57


TIDAKLAH salah untuk meyakini sesuatu pasti akan tercapai atau terkabul, asal saja keyakinan tersebut berasal dari "kehendak-Nya." Segala sesuatu yang sesuai dengan kehendak dan rencana-Nya, pasti mendatangkan kemuliaan Tuhan. Untuk menemukan kehendak Allah seseorang harus memahami prinsip-prinsip kebenaran Injil, sehingga mengerti kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan dan yang sempurna.

Berbicara mengenai iman, sering orang mendasarkan pandangannya pada Ibrani 11:1 yang berbunyi: Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sesuatu yang termuat di ayat ini sering diisi dengan bermacam-macam isian. Sesuatu itu bisa diartikan sebagai kesembuhan, jalan keluar dari problem ekonomi, sukses dalam karir atau studi, jodoh, dan lain sebagainya. Pada hal yang dimaksud dengan sesuatu tersebut adalah kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah sendiri. Jadi kalau seseorang memiliki iman yang benar maka, ia akan menunjukkan pikiran-Nya kepada Tuhan dan Kerajaan-Nya. 

Objek iman adalah sesuatu yang rohani, yaitu Tuhan sendiri, bukan pemenuhan kebutuhan jasmani. Iman yang sejati adalah iman yang bertumpu pada keyakinan bahwa semua yang Tuhan dikehendaki untuk, dilakukan dan dialami  atau dikerjakan adalah yang terbaik. Jadi seorang yang memiliki Iman yang sejati tidak akan bersungut-sungut dalam segala keadaan, dan tidak memaksakan kehendaknya kepada Tuhan. Ia akan tetap mempercayai prbadi Allah, walaupun keadaannya tidak memuaskan hatinya tetap mempercayai Tuhan.

Iman yang sejati ditunjukkan Tuhan Yesus melalui pergumulan-Nya di taman Getsmani dengan pengakuan. Bukan kehendak-Ku yang jadi tetapi Kehendak-Mu yang jadi (Matius 26:39-44). Di sini Tuhan Yesus menunjukkan ketaatan-Nya sebagai seorang Anak. Tuhan Yesus dapat memuaskan hati Bapa oleh ketaatan-Nya tersebut. Itulah sebabnya dikatakan , bahwa Ia akan membawa iman kita kepada kesempurnaan. Kehidupan seperti inilah yang Tuhan Yesus ajarkan kepada kita agar iman kita menuju kesempurnaan (Ibrani 12:1-3). 

Hendaknya beriman kepada Tuhan tidaklah berdasarkan atas apa yang telah Allah kerjakan menurut selera atau kesukaan kita, tetapi menyerah total kepada apapun yang Tuhan kehendaki harus kita lakukan. Percaya kepada pribadi Allah berarti percaya kepada apa yang diajarkan Alkitab mengenai Dia. Oleh ajaran yang di terima orang percaya haruslah Injil yang benar bukan injil yang lain, haruslah Yesus yang benar bukan Yesus yang lain (2 Korintus 11:2-3). 


Alkitab dalam setahun: Wahyu 13-16 


Beriman kepada Tuhan bearti menyerah total kepada apapun yang Tuhan kehendaki harus kita lakukan.

 (renungan harian TRUTH)


Tuhan Yesus Memberkati Saudara dan Saya ^_^




Tentang Sharing FirTu.
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger