"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Australia: Pembunuhan dan pemerkosaan keji mendorong gerakan melawan pornografi

Written By Menara Penjaga on Selasa, 09 Oktober 2012 | 09:37

Alm. Jill Meagher (foto: skynews)
AUSTRALIA, Melbourne (9 Oktober 2012).
 
Sebuah kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Jill Meagher, wartawan ABC Radio di Melbourne, Australia, 22 September lalu telah mendorong para aktivis untuk mengobarkan perang terhadap pornografi yang menghasut kekerasan terhadap perempuan.
 
Warwick Marsh dari “Dads4Kids” bersama Jason Huxley dari “Go for Greatness” turut terlibat dalam persiapan pembahasan masalah pornografi di gedung parlemen, Canberra, dengan topik "pornografi dan peningkatan perdagangan seks - bagaimana kita memecahkan masalah ini?"
 
"Pemerkosaan dan pembunuhan yang mengejutkan terhadap Jill Meagher di Melbourne menunjukkan perlunya sebuah tindakan untuk membalikkan gelombang pornografi yang menghasut kekerasan terhadap perempuan...Kita harus melakukan sesuatu tentang budaya kekerasan terhadap perempuan yang sedang melingkupi masyarakat kita saat ini. Untuk melakukan sesuatu terhadap kekerasan seksual kita harus melakukan sesuatu terhadap pornografi. Kekerasan seksual telah meningkat 20% dalam sepuluh tahun antara 1999 dan 2009. Waktunya telah tiba untuk bertindak,” ungkap Marsh seperti dilansir Christian Today.
 
Diberitakan bahwa pertemuan itu telah diselenggarakan hari ini bersama dengan 14 kelompok masyarakat lainnya dan para pemimpin yang ingin membangun dunia yang lebih aman bagi anak-anak dan terutama gadis perempuan.
 
Donny Pauling, seorang mantan pembuat film porno dari Amerika Serikat membawakan materi tentang efek merusak dari film porno, tidak hanya pada mereka yang melakoninya tetapi juga pada mereka yang menontonnya.
 
"Sungguh menyedihkan datang ke Australia ...yang sedang dalam kesedihan setelah pembunuhan mengerikan dan pemerkosaan terhadap Jill Meagher, tapi mungkin rakyat Australia akan menjadi pemimpin atas permohonan Premier Ted Ballieau untuk mengubah gelombang kekerasan terhadap perempuan. Warwick Marsh benar, untuk mengubah gelombang kekerasan pertama-tama kita harus melakukan sesuatu tentang masalah pornografi,” demikian ungkap Pauling.
 
"Alasan saya berbicara tentang apa yang terjadi di 'balik layar' film porno adalah karena memang seseorang perlu untuk melakukannya. Adalah tujuan saya untuk mendidik sehingga mereka yang mendengar dapat membuat keputusan yang lebih baik."
 
Pauling memulai aktivitas yang ia sesali itu tahun 1997. Selama sembilan tahun terlibat dalam bisnis yang menghancurkan hidup banyak gadis ia menyadari “bahwa liburan saya sedang dibayar oleh rasa sakit mereka."
 
Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 40% dari pengguna internet melihat pornografi dan bahwa sekitar 70% anak-anak diekspose pada pornografi pada usia 11. Pendapatan indurstri pornografi di seluruh dunia sekarang telah meningkat menjadi lebih dari USD 100 miliar.
 
Seorang laki-laki dengan nama Adrian Ernest Bayley (41) telah ditangkap atas tuduhan kejahatan terhadap Jill. Karena status kejahatan yang dituduhkan ia tidak bisa bebas atas jaminan (ABC News). Tubuh Jill ditemukan di pinggir jalan 50 km baratlaut kota Melbourne. Keluarga Jill yang berasal dari Irlandia sangat terpukul dengan kejadian ini, tak terkecuali rekan sekerjanya. Masih dalam tahap pencarian beberapa hari yang lalu, suami Jill, Tom Meagher mengungkapkan bahwa ia seperti sedang melalui “neraka,” dan bahwa Jill adalah “teman terbaiknya.” Dalam sebuah video, paman Jill menyampaikan terimakasih atas dukungan dan doa-doa dari orang-orang di seluruh dunia semenjak hilangnya Jill, sekalipun kenyataan yang terjadi tak sesuai dengan apa yang diharapkan.
 
Untuk anak-anak dan perempuan, termasuk keluarga-keluarga yang telah menjadi korban langsung atau tidak langsung dari industri pornografi, para aktivis di Australia sedang berjuang.(MP)

 
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger