"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , , , » Yahudi ortodoks mengibarkan perang melawan “kejahatan dalam Internet"

Yahudi ortodoks mengibarkan perang melawan “kejahatan dalam Internet"

Written By Ray Maleke on Jumat, 08 Juni 2012 | 01:04

Pertemuan umum di Citi Field, New York, 20/5/12
(foto: Ben Sales/JO)
Lebih dari 4000 penganut agama Yahudi ortodoks memenuhi sebuah stadion baseball di New York untuk mengikuti sebuah pertemuan umum (asifa) dalam rangka melawan “kejahatan dalam Internet dan bahaya yang disebabkan oleh kemajuan peralatan elektronik.”

“Bertahun-tahun ini kita semakin mengalami kemunduran – cukup! Malam hari ini kita membuat garis pemisah, malam hari ini kita melawan!” ungkap Rabi Ephraim Wachsman dalam sambutan pembukaannya di Citi Field, seperti dilansir oleh majalah Tablet. “Jika seseorang berdosa dalam menggunakan Internet, ia melakukan avera [dosa]; jika seseorang memisahkan diri dari komunitas [dengan tidak memakai filter internet], ia kehilangan bagiannya dalam olam haba [dunia yang akan datang]!”

Sikap ini bukan untuk pertama kalinya diekspresikan oleh penganut Yahudi ortodoks dalam menyikapi dampak negatif teknologi. Pada tahun 2000 lalu, Dewan Kebijaksanaan Taurat (Council of Torah Sages) menanggapi munculnya peralatan elektronik baru, memberikan “peringatan serius mengenai bahaya komputer, CD players, film, dan Internet.” Larangan terhadap penggunaan komputer sempat mengemuka.

Tahun 2011 Dewan tersebut mengeluarkan kebijakan yang mengatakan: “Penggunaan Internet dengan segala upaya dihindari di rumah, dan di mana memungkinkan, termasuk di kantor. Bagaimana pun anak-anak tidak boleh diberi akses ke Internet. Bagi mereka yang harus menggunakannya...adalah assur (terlarang) menggunakannya jika tidak disertai dengan filter yang efektif.”

Kebanyakan filter Internet dapat dikategorikan dalam dua fungsi: “Blacklisting” yang biasanya digunakan di tempat kerja atau parental control program, yaitu yang memblokir website yang memuat kata-kata kunci atau fungsi yang tidak pantas. “Whitelisting” membuat pengguna hanya bisa mengakses situs-situs yang sudah disetujui terlebih dahulu. Yeshivanet adalah contoh filter seperti ini. Sistem pengawasan penggunaan Internet yang populer adalah Covenant Eyes yang menawarkan “mitra akutabilitas.” Program ini merekam, menganalisa dan mengirimkan situs yang dikunjungi kepada seorang teman, orangtua, atau pelayan Tuhan.

The Jewish Observer melaporkan bahwa ancaman Internet terhadap komunitas Yahudi ortodoks dilihat merupakan rentetan peristiwa yang bermula dari Haskalah, gerakan emansipasi Yahudi di Eropa (Jewish Enlightenment), yang menarik orang Yahudi meninggalkan tradisi mereka dan berasimilasi dengan dunia sekuler. (Tablet/LSN/JO)
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger