"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Realitas menggelikan masyarakat beragama di Indonesia

Written By Ray Maleke on Jumat, 19 April 2013 | 04:09



Judul di atas membutuhkan beberapa penjelasan.

Yang pertama “menggelikan,” bukan karena lucu, tapi saking bodohnya realita ini tampak di depan mata dunia. Kita katakan Indonesia adalah negara Pancasila (Sila Pertama: Ketuhanan Yang Mahaesa), tapi rumah ibadah dibongkar.

Siapa yang melakukannya? Ini yang lebih mengelikan lagi: pemerintah dan masyarakat beragama lainnya.

Yang kedua “masyarakat beragama di Indonesia.” Untungnya gambaran ini bukan mewakili seluruh umat beragama di Indonesia. Tapi kenyataan bahwa ini terjadi di Indonesia perlu mengundang refleksi dari seluruh umat beragama.

Bayangkan jika anak-anak yang muncul di video ini kelak menjadi pemimpin dengan pola pemikiran “agama saya yang paling benar” dan “orang beragama lain tidak boleh ada di dekat saya” maka judul di atas tak perlu memakai nama “Indonesia,” karena pada waktu itu Indonesia sudah tidak ada lagi.

Pancasila pun akan dianggap sebagai ideologi yang gagal (jadinya yang menang adalah antara sekularisme-anti-theisme atau [mono]religio-otoritarianisme).

Karena itu, kalau kita menghargai founding parents negara Indonesia dan keanggunan filosofi Pancasila, pintar-pintarlah memilih pemimpin. Jangan terjadi sama seperti di Bekasi. Bikin malu saja...



Share this article :

5 komentar :

pencari kebenaran hakiki mengatakan...

pasal-1 "ketuhanan yang maha ESA" artinya tuhan itu maha/sangat/amat hanya SATU,bukan 3(tiga) 5(lima) atau bahkan banyak. tapi DIA hanya SATU. tuhan elli/illah/alloh.

3Kirana3Betul3 mengatakan...

Kitab Taurat Ulangan 6:4 mengatakan "TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa." Inilah yang diimani oleh umat Kristen. Karena itu umat Kristen mengenal Allah Tritunggal, bukan 'tri-Allah'. Ia yg esa menyatakan diri dalam tiga pribadi homoousios - yg sama zat-Nya. Yaitu Pencipta (Allah), Firman (Kalimat-Allah), dan Roh Allah. Satu TUHAN itu adanya.

atara mengatakan...

bro...jangan pernah berpikir Tuhan itu secara jumlah....berarti kamu menilai Tuhan secara logika, sekarang saya mau tanya....kalau Tuhan hadir di Jakarta dan hadir di Amerika dan hadir di Aceh....berapa jumlah Tuhan? 3 kah?

atara mengatakan...

Memang dunia ini milik islam......makanya ada istilah dunia islam.....kristen tidak punya dunia....makanya kita tersingkir....sabarlah Saudaraku....memang kita bukan berasal dari dunia ini....tempat kita ada di sana Surga yang telah Tuhan Yesus janjikan buat kita semua.....buat Saudaraku muslim......saya sangat setuju ISLAM ITU INDAH.....yah...pemandangan di atas INDAH buat umat muslim ya....Ampunilah mereka Tuhan....mereka tidak tau apa yang mereka perbuat......

Sirait naburju mengatakan...

Mari kita tanya Hati nurani kita,wahai saudara-2 ku,Mengapa hanya ibadah saja sulit di negara ini.bukan kah kalian sering mempropagandakan Bahwa islam berkembang pesat di eropa ?apa pernah Mesjid di bongkar/dibakar di daerah yang mayoritas Kristen ?
HKBP sudah ada sebelum NKRI tterbentuk,jadi tidak mungkin tidak diakui.
Apalagi dengar teriakan masarakat sekitar "Masak gereja berdiri di lingkungan mayoritas muslim".Tolong tanyakan kepada jemaat HKBP yang di setu itu,bagai mana mesjid berdiri kokoh di tempat kelahiran kami di TOBA,saya lahir di sana,walau Umat mesjid tersebut cuma 10-15 orang,tapi tidak pernah ada yang mau komplean.

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger