"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Gugurnya pahlawan perempuan abad ke-21: DR. Maria Santos Gorrostieta Salazar

Written By Menara Penjaga on Rabu, 28 November 2012 | 06:52

Dr. Maria Santos Gorrostieta Salazar (foto: FoxNews)
MEKSIKO, Michoacan (26 November 2012).

Dr. Maria Santos Gorrostieta Salazar (36), seorang penganut Katolik yang taat dan merupakan mantan walikota perempuan di kota Tiquicheo, Meksiko, ditemukan tewas. Pihak berwenang mengindikasikan bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh kejahatan terorganisir.1

Ibu Maria sebelumnya telah mengalami dua kali percobaan pembunuhan. Pada percobaan pertama di tahun 2009 ia berhasil lolos, namun suaminya, Jose Sanchez, yang juga merupakan seorang mantan walikota, terbunuh. Tiga bulan kemudian, mobil yang ditumpanginya diberondong dengan senjata, yang mengakibatkan luka parah ditubuhnya.


Luka-luka akibat percobaan pembunuhan

Menurut laporan BBC, Ibu Maria menunjukkan luka-luka yang dialaminya lewat sebuah koran lokal. Dalam kesempatan itu ia menetapkan tekadnya untuk “terus berjuang, tetap setia kepada cita-cita dan keyakinan saya, dan yakin bahwa kebenaran akan membebaskan kita."2

Saya ingin menunjukkan kepada mereka [para penyerangnya] tubuh saya yang terluka, dimutilasi, dan dipermalukan, karena saya tidak malu dengan tubuh saya, karena itu adalah produk dari kemalangan besar yang telah menimpa hidup saya, anak-anak dan keluarga saya,” ungkapnya dalam sebuah wawancara dengan El Universal setelah percobaan pembunuhan kedua.3

"Saya harus menanggung kerugian yang saya tidak inginkan terjadi pada siapa pun, dan saya harus menerima semua itu dengan pengunduran diri dan dengan kesadaran bahwa itu adalah kehendak Tuhan, dan terus maju, sekalipun dengan jiwa yang terluka," turut dikutip The Christian Post.4

"Meskipun demikian, lepas dari keselamatan saya sendiri dan keluarga saya, apa yang menjadi pikiran saya adalah tanggung jawab saya terhadap masyarakat saya: anak-anak, perempuan, orang tua dan laki-laki yang membanting tulang setiap hari tanpa istirahat untuk mendapatkan sepotong roti untuk anak-anak mereka, "lanjutnya.

"Saya akan tetap berdiri selama Tuhan mengijinkan saya, untuk terus mencari, menggali, menegosiasikan rencana, proyek dan tindakan untuk kepentingan semua masyarakat, tetapi khususnya, bagi mereka yang rentan. Inilah diri saya."


Diculik di depan puterinya

Ibu Maria yang mengakhir masa jabatannya tahun lalu diculik pada tanggal 12 November. Menurut kutipan laporan El Universal oleh Huffington Post, mobilnya disergap ketika mengantarkan puterinya ke sekolah di kota Morelia, yang terletak di bagian utara-tengah negara bagian Michoacan.5

Menurut laporan itu ia ditarik dari kendaraannya di depan para saksi mata yang ketakutan. Dikatakan ia “memohon supaya anaknya jangan diganggu” dan kemudian menuruti para penculiknya naik ke mobil mereka.

Tubuh pahlawan perempuan6 abad 21 ini ditemukan di wilayah tenggara Michoacan. Kantor berita Spanyol EFE melaporkan bahwa lututnya terdapat luka-luka dan tampak dua pukulan fatal di belakang lehernya. Tanda-tanda menunjukkan bahwa tangannya juga diikat.

Wilayah hutan dan pegunungan Michoacan digunakan oleh para pedagang obat bius untuk menanam mariyuana. Para pejabat pemerintah telah menjadi target pedagang obat terlarang setelah presiden Meksiko mengumumkan perang terhadap obat terlarang tahun 2006 lalu. 


Telah memilih yang terbaik 

Ibu Maria meninggalkan suami keduanya Nereo Delgado Patinoran, seorang anak perempuan dan dua orang anak laki-laki.

“...tubuh saya yang termutilasi berbicara dengan sendirinya, [itu] bukti betapa rentannya kita, akan hidup kita yang rapuh, dan akan kehendak Allah, yang selalu ada di tengah kenestapaan kita sehari-hari,” ungkap Ibu Maria menghadapi tantangan hidupnya. Ia telah memilih yang terbaik.

Kiranya kekuatan dan penghiburan Allah akan menyertai keluarga yang ditinggalkan, dan tekad serta pemberian hidup Ibu Maria akan menginspirasi masyarakat Meksiko untuk tidak menyerah menghadapi kejahatan yang memperdaya dan memperhamba. (MP) 







1 Mexican former mayor found dead, Fox News Latino (link).

2 Mexico ex-mayor killed after surviving two attacks, BBC (link). 

3 Maria Santos Gorrostieta Salazar; her statement, Borderland Beat (link), memuat pernyataan Ibu Maria setelah lolos dari upaya pembunuhan kedua kali. 

4 Maria Santos Gorrostieta, Former Mexican Mayor, Found Dead by Roadside, The Christian Post (link); Maria Santos Gorrostieta Salazar; her statement, Borderland Beat (link).

5 Maria Santos Gorrostieta Dead: Former Mexico Mayor Found Tortured, Murdered In Michoacan, Huffington Post (link). 

6 A True Heroine of Mexico: Maria Santos Gorrostieta Salazar, One Old Vet (link); 'Please spare my little girl': How Mexico's fearless female mayor sacrificed herself to save her daughter's life as she was abducted by drug gang, tortured and executed, SOTT (link).

Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger