"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , , , , , , , , » Inggris: Sukses Paralimpiade menjadi kritik terhadap aborsi anak yang akan menyandang cacat

Inggris: Sukses Paralimpiade menjadi kritik terhadap aborsi anak yang akan menyandang cacat

Written By Menara Penjaga on Senin, 24 September 2012 | 09:51

 
(Kr-Kn) Anastasia Diodorova (Rusia), Fuying Jiang
(Cina), Natalie Jones (Inggris), Eleanor Simmonds
(Inggris), Verena Schott (Jerman), Oksana Khrul
(Ukraina), dan Elizabeth Johnson (Inggris) bertanding di
Aqatics Centre pada hari ke-5 (9/3) Paralimpiade London
2012  (foto: CBSNews)
 
INGGRIS, London (9/21/2012).
 
Sukses pelaksanaan kegiatan Paralimpiade, iven olahraga para penyandang cacat, mendorong lahirnya pertanyaan tentang praktek aborsi di Inggris terhadap bayi-bayi dalam kandungan yang akan menyandang cacat.
 
Peraturan di Inggris menyatakan bahwa seorang bayi dalam kandungan berumur 40 minggu dapat dimatikan jika diketahui anak itu akan menyandang cacat.
 
Dalam sebuah surat kepada The Daily Telegraph, para aktivis pembela hak hidup mengungkapkan bahwa mengakhiri kehamilan karena anak akan menyandang cacat adalah sebuah bentuk “eugenika.”
 
Yang dimaksud dengan eugenika itu sendiri adalah keyakinan bahwa kualitas hidup masyarakat akan meningkat dengan memberantas kelainan pada tampungan genetik.
 
Di dikatakan dalam surat itu bahwa “pembunuhan bayi eugenik adalah obat yang buruk.”
 
“Membunuh orang yang menyandang cacat, daripada berusaha untuk mendukung dan mempedulikan mereka, adalah bertentangan dengan prinsip-prinsip luhur dalam ilmu kedokteran.”
 
Para aktivis ini menyebutkan bahwa Paralimpiade merupakan contoh di depan mata yang menunjukkan sebuah ketidaksesuaian dengan peraturan hukum yang ada di Inggris saat ini.
 
Pada zaman awal Kekristenan, penduduk Romawi mempunyai kebiasaan menelantarkan bayi yang tidak diinginkan, terutama bayi perempuan. Orang Kristenlah yang mengambil dan membesarkan mereka. Penghargaan akan nilai kehidupan ini menjadi salah satu ciri tradisi Kristen sampai saat ini. (The Christian Institute/MP)

Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger