"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

DGD memperingati peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki ke-68

Written By Ray Maleke on Selasa, 06 Agustus 2013 | 23:51

Senyum pembunuh manusia dan penghancur alam menyembul di angkasa.
Ledakan bom di Hiroshima (kiri) dan Nagasaki (kanan) (foto: Wikipedia). 
SWISS, Jenewa (MP) – “Tidak ada lagi Hiroshima yang lain. Tidak ada lagi Nagasaki yang lain,” demikian harapan mereka yang luput dari tragedi kemanusiaan yang terjadi tahun 1945 lalu itu. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Umum World Council of Churches atau Dewan Gereja se Dunia (DGD), Pdt. Dr. Olav Fykse Tveit, dalam sambutan yangdimuat di situs resmi DGD, 5 Agustus 2013

Situasi yang kurang kondusif di Asia Timurlaut membuat peringatan pemusnahan masal ini menjadi sangat relevan. Pdt. Tveit turut menyinggung iven sidang DGD ke-10 yang akan dilaksanakan di Korea (Selatan) di bawah sorotan tema “God of Life, Lead Us to Justice and Peace” (Tuhan Kehidupan, Pimpin Kami kepada Keadilan dan Kedamaian).

“Nagasaki dan Hiroshima tepat terletak di seberang sebuah selat di Busan, tempat pertemuan [DGD nanti]. Tuan rumah [Korea (Selatan)] akan membagikan penjelasan tentang warisan dari pemusnahan itu, termasuk nasib dari lebih dari 40.000 orang Korea yang berada di dua kota Jepang itu ketika bom atom dijatuhkan pada Agustus 1945,” demikian tulis Pdt. Tveit.

Selain penjualan senjata AS dan pengembangan senjata Cina, keprihatinan turut diperkuat oleh niat pemerintah Jepang untuk mengembangkan senjata nuklir, dan menganulir klausul perdamaian dalam konstitusi Jepang yang diadopsi negara itu berkat partisipasi dari Toyohito Kagawa, seorang teolog Kristen pasifis.

Di sisi lain, Pdt. Tveit mengucapkan syukur karena sekitar 80 pemerintah baru saja mengeluarkan seruan bersama kepada seluruh pemerintah untuk tidak pernah menggunakan senjata nuklir lagi dalam keadaan apapun.

“Karunia Allah akan hidup itu berharga tak terkira. Kita harus melindungi kehidupan demi kebaikan semua orang. Hiroshima dan Nagasaki tidak boleh terjadi lagi,” tutupnya. (+)






Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger