"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Pendeta Uzbekistan Makset Djabbarbergenov dilepaskan: Tuhan tahu tempat itu

Written By Menara Penjaga on Rabu, 12 Desember 2012 | 11:38

Pdt Makset Djabbarbergenov dan keluarga
(foto: jalanallah.com)

KAZAKSTAN, Astana (9 Desember 2012).

Pihak berwenang Kazakstan akhirnya melepaskan pendeta asal Uzbekistan Makset Djabbarbergenov dari penjara di Almaty, Kazakhstan, pada 4 Desember waktu setempat.

Open Doors Indonesia memberitakan bahwa pada hari itu juga Pdt Djabbarbergenov dibawa ke sebuah bandara di mana ia bertemu kembali dengan istri dan empat anaknya.

Menurut laporan Open Doors News, Pdt Djabbarbergenov menjadi Kristen pada tahun 2000 dan segera menjadi pemimpin gereja aktif di Nukus, ibukota Karakalpakstan, sebuah republik otonom Uzbekistan. Saat ini, tidak ada gereja Protestan di Karakalpakstan yang terdaftar secara resmi: mereka dianggap ilegal.

Pdt Djabbarbergenov telah ditangkap enam kali dan, setelah penggerebekan polisi di apartemennya pada tahun 2007, ia dan keluarganya melarikan diri ke Tashkent, ibukota Uzbekistan. Ia kemudian menyeberang ke Kazakhstan bulan berikutnya, keluarganya mengikuti beberapa bulan kemudian.

Ia memohonkan assylum di Kazakhstan, tapi ditolak, kemudian ditahan untuk dideportasi. 

Pembebasan dan pemberian suaka Pdt Djabbarbergenov di Negara Eropa tidak lepas dari peran Komisi Tinggi PBB bagi Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees). Atas bantuan Komisi PBB ini, ia dibawa langsung ke bandara dan bertemu dengan keluarganya.
 
Pdt Djabbarbergenov ditangkap di Almaty oleh pemerintah lokal pada 5 September. Warga Uzbekistan di Almaty menuntut supaya ia dikembalikan ke Uzbekistan untuk menghadapi tuntutan karena mempraktikkan agama di luar peraturan negara.

Dalam wawancara dengan Open Doors sebelumnya, isteri Pdt Djabbarbergenov, Aigul, mengungkapkan,"Mohon doa supaya kami dapat mengikut Tuhan dan supaya Ia memimpin kami ke tempat di mana Ia ingin kami berada. Kami ingin supaya [Allah] mengatasi dan memberi jalan keluar, dan memberitahu kami apa yang kami harus lakukan."

Rekan-rekan Pdt Djabbarbergenov di Almaty menyambut gembira kebebasan sahabat mereka tersebut. Mereka menyatakan kepada Forum 18 - Lembaga Pengawas kebebasan beragama Norwegia – "kita perlu berterima kasih kepada pemerintah Kazakhstan - mereka telah melakukan hal yang benar."

Menurut Forum 18  Pdt Djabbarbergenov dan keluarga langsung diterbangkan ke Jerman tepatnya di Frankfurt. Setelah tiba di kota tersebut, sang pendeta dan keluarga diungsikan di sebuah negara di Eropa yang dirahasiakan namanya.

Tuhan tahu tempat itu, dan kiranya Ia menyertai pelayanan dan pekerjaan keluarga Pdt Djabbarbergenov di ladang Tuhan, di manapun Ia membawa keluarga ini. (OD/JalanAllah.com/MP)


--------
Berbahagialah kamu, jika karena Aku [Yesus] kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. (Matius 5:11)

Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger