"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , , , , , , , » Manny “Pac-Man” Pacquiao kalah melawan Juan Manuel Marquez: Pertandingan iman

Manny “Pac-Man” Pacquiao kalah melawan Juan Manuel Marquez: Pertandingan iman

Written By Menara Penjaga on Senin, 10 Desember 2012 | 10:15

Juan Manuel Marquez merayakan kemenangannya
(foto: bleacherreport)
AMERIKA SERIKAT, Las Vegas (Menara Penjaga, 10 Desember 2012).

Berita menyedihkan bagi masyarakat Filipina termasuk para penggemar Manny Pacquiao. Petinju kebanggaan Asia ini harus mengakui keunggulan petinju asal Meksiko Juan Manuel Marquez.

Pertemuan Pacquiao dan Marquez kembali ke tahun 2004 di MGM Grand Arena, Las Vegas (AS) ketika dewan juri memutuskan bahwa pertandingan mereka draw.1 Dua pertandingan berikutnya, 2008 dan 2011 di Mandalay Bay Resort and Casino dan kemudian di MGM Grand Arena, Las Vegas, dimenangkan oleh Pacquiao, berurutan secara split decision dan majority decision.2

Pertemuan keempat dua jawara ini di MGM Grand Arena Sabtu 8 Desember 2012 tidak meninggalkan ruang untuk polemik, Marquez menang dengan KO.

Pertandingan ini tidak mengurangi delapan gelar divisi tinju yang saat ini dipegang oleh Pacquiao. Namun, seperti yang dilaporkan oleh Inquirer Sports, Marquez akan pulang ke Meksiko dengan kebanggaan telah meng-knock out pemegang delapan gelar, Manny “Pac Man” Pacquiao.


Ronde ke-6

Pacquiao (54-5-2, 38 KO) pertama kali menyentuh lantai pada ronde ke-3, tulis Bleacher Report, namun kemudian bangkit kembali dan mampu mengontrol permainan. Bahkan pada ronde ke-5 ia sempat membuat Marquez (55-6-1, 40 KO) menyentuh lantai.3

Tapi pada ronde ke-6 Pacquiao secara kurang hati-hati melakukan serangan, sehingga sebuah pukulan keras mendarat di wajahnya pipi kanannya. Pacquaio sejenak terkelungkup di atas canvas ring, dan kemenangan telak menjadi milik Marquez.4


Kekecewaan seorang ibu

Dionisia Pacquiao, sang ibu, sangat sedih dengan kekalahan ini, dan menyalahkan pertemuan belajar Alkitab (BA) bersama “pendeta-pendeta Protestan.” Menurutnya, Pac-Man menjadi kurang tidur karena BA itu.5

Menurut Inquirer Sports, tahun lalu Manny Pacquiao meninggalkan afiliasinya dengan Gereja Katolik dan bergabung dengan sebuah gerakan Kristen yang berdasarkan Alkitab. Ibunya berharap supaya ia kembali ke Gereja Katolik.

Manny Pacquiao adalah seorang petinju yang dikenal dekat dengan keimanan. Sebelumnya ia selalu mendengarkan Misa pada setiap pertandingannya. Ia kemudian berpaling ke Alkitab untuk mengubah hidupnya. Ia berhenti berjudi, minum minuman keras, dan meninggalkan hubungan gelap, tulis Inquirer Sports.

Dalam pertandingan kemarin itu, ia tidak mendengarkan Misa, melainkan menghadiri sebuah ibadah yang diadakan di ruang hotelnya di Las Vegas.

Ibunya sampai mengatakan bahwa Manny Pacquiao “lebih baik menjadi seorang pendeta saja, daripada seorang petinju,” dan bahwa Allah menghendaki kekalahannya.6


Emmanuel "Manny"
Dapidran Pacquiao
(foto: Wikipedia).
Tanggapan Pacquaio dan Marquez

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Juan Manuel," kata Pacquiao seperti dilansir AFP. "Saya tidak bisa menyangkal. Itu pertarungan yang bagus dan ia [Marquez] pantas meraih kemenangan.

"Saya pikir para penggemar tinju yang menyaksikan [laga] kami adalah pemenang juga.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas doa-doa Anda dan ingin meyakinkan Anda bahwa saya baik-baik saja. Saya ingin mendapat istirahat yang bagus dan saya akan kembali untuk bertinju."7

Menurut laporan AFP, awal pekan kemarin Pacquiao mengatakan dia tidak akan bertarung untuk kelima kali dengan Marquez, dan pelatihnya Freddie Roach mengatakan jika Pac-Man kalah dalam pertarungan kali ini ia akan mengusulkan supaya ia memikirkan untuk pensiun. Tapi usai pertandingan itu Manny Pacquiao yang Desember ini genap 34 tahun mengatakan bahwa ia siap untuk laga kelima.8

Saat ini saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan saya, tapi saya akan istirahat dan saya akan merayakan dengan keluarga saya dan teman-teman saya di Meksiko," kata Marquez ketika ditanyakan tentang kemungkinan laga kelima.9


Langkah selanjutnya?

Para penggemar Pacquiao dibayangi pertanyaan, apa langkah selanjutnya dari petinju jawara yang juga adalah seorang anggota dewan di negara Filipina ini.

Ketika presiden AS, Mr. Barrack Obama, menyatakan dukungannya terhadap 'pernikahan' sejenis, Pacquiao menyatakan, “Firman Tuhan adalah yang pertama...taati hukum Tuhan terlebih dahulu baru taati hukum manusia.”10

Pacquiao memang punya komitmen untuk bertinju sampai 2013, tapi ibu Pacquiao mungkin memang benar, sudah saatnya Manny Pacquiao bertanding di arena lain.

Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. (1 Korintus 9:25-27)


1 Marquez, Pacquiao brawl to draw, review journal (link)

2 Pacquiao beats Marquez in split decision, stuff co.nz (link); Pacquiao wins epic Marquez clash, BBC Sport. 16 March 2008; Manny Pacquiao, Wikipedia (link). 

3 Pacquiao vs. Marquez 4 Results: Winner, Twitter Reaction, Recap and Analysis, Bleacher Report (link).

4 Pacquiao vs. Marquez 4 Results: Winner, Twitter Reaction, Recap and Analysis, Bleacher Report (link); perhatikan videonya. 

5 Mommy Dionisia blames pastors for son’s defeat, Inquirer Sports (link). 

6 Mommy Dionisia blames pastors for son’s defeat, Inquirer Sports (link). 

7 Somber Pacquiao spoils for another fight, AFP (link).

8 Somber Pacquiao spoils for another fight, AFP (link).

9 Somber Pacquiao spoils for another fight, AFP (link).

10 Interview: Pacquiao rejects Obama's new twist on the Scriptures, Examiner (link). 

Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger