"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Polandia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polandia. Tampilkan semua postingan

Paus Yohanes Paulus II akan dikanonisasi

Written By Menara Penjaga on Rabu, 03 Juli 2013 | 12:39

Mendiang Paus Yohanes Paulus II
(foto: cuttingedge.com)
VATIKAN CITY, (MP) -- Sebuah panel di Vatikan telah menetapkan mujizat kedua mendiang Paus Yohanes Paulus II. Dengan demikian, pengukuhannya menjadi orang kudus di lingkungan Gereja Katolik tinggal membutuhkan persetujuan Paus Fransiskus.

Sebelumnya, mendiang pemimpin Gereja Katolik yang dilahirkan di Polandia pada 18 Mei 1920 dengan nama Karol Józef Wojtyła ini telah dibeatifikasi pada 1 Mei 2011, enam tahun setelah ia berpulang (2005).

Mujizat pertama sang paus berkaitan dengan penyembuhan seorang biarawati Perancis, Suster Marie Simon-Pierre. Diungkapkan bahwa lewat doa syafaat ia disembuhkan dari penyakit Parkinson.

Vatikan belum mengungkapkan rincian tentang mujizat kedua untuk Paus Yohanes Paulus II, yang diberitakan adalah kesembuhan seorang perempuan yang sakit parah di Costa Rica. Dari Vatikan diberitakan bahwa mujizat kedua ini akan "memukau dunia."

Komisi para uskup dan kardinal mengusulkan upacara kanonisasi dilakukan akhir tahun ini, ungkap sumber-sumber Vatikan.

Mendiang paus yang didaulat sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh di abad ke-20 ini bisa dikanonisasi 8 Desember ketika umat Katolik memperingati hari Immaculate Conception (Maria Dikandung Tanpa Noda), yang jatuh pada hari Minggu. (The Telegraph)

Tulisan tentang Paus Yohanes Paulus II termasuk kunjungannya ke Indonesia dapat lihat di sini.

Gereja Kristen Ortodoks Rusia dan Katolik Polandia berekonsiliasi

Written By Menara Penjaga on Sabtu, 18 Agustus 2012 | 22:24

Patriark Kirril dan Uskup Agung Jozef Michalik
(foto: patheos)
POLANDIA, Warsawa (17/8).
Ketika media-media arus utama terfokus pada sidang Pussy Riots, sebuah pesan bersejarah ditandatangani di Warsawa, mengakhiri kebencian, kekerasan, dan prasangka yang telah berlangsung selama berabad-abad antara kedua gereja.  

"Message to the nations of Poland and Russia" (pesan untuk bangsa Polandia dan Rusia) itu juga mendesak kedua bangsa untuk mempertahankan identitas Kekristenannya sebagai dasar untuk membangun masyarakat.

Patriark Kirill dan Uskup Agung Jozef Michalik menggaris bawahi akar Kekristenan dari kedua gereja serta pengalaman penganiayaan yang dialami keduanya di bawah rezim ateis di abad ke-20.

Mereka juga menekankan tantangan-tantangan yang ditimbulkan saat ini oleh sekularisme (yang memarginalisasi agama), dan pembunuhan bayi (aborsi) dan eutanasia (disamakan dengan terorisme), yang dilihat sebagai ancaman terhadap peradaban manusia. Keluarga, didefinisikan sebagai sebuah institusi yang dibentuk dari kesatuan antara pria dan wanita, adalah landasan yang tepat bagi kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan itu pimpinan gereja Ortodoks Rusia dan pimpinan Konferensi Uskup Katolik Polandia itu melakukan pertukaran cendramata. (AsiaNews/GeorgiaBulletin)

Pendiri WikiLeaks Julian Assange mendapat suaka politik dari Ekuador

Written By Menara Penjaga on Kamis, 16 Agustus 2012 | 23:57

(foto: LSN)
INGGRIS, London (16/8)
Ekuador memberikan suaka politik untuk pendiri WikiLeaks Julian Assange, dua bulan setelah ia berlindung di kedutaan negara Amerika Selatan itu di London.

Assange tengah berupaya untuk menghindari ekstradisi dari Inggris ke Swedia.

Ekuador mengatakan mereka khawatir hak asasi Assange kemungkinan dilanggar.

Menteri Luar Negeri Ricardo Patino menuduh Inggris melakukan "ancaman" untuk memasuki kedutaan dan menahannya.

Assange berlindung di kedutaan Ekuador bulan Juni lalu. Ia diburu di Swedia untuk diperiksa terkait tuduhan perkosaan. Namun ia menyanggah tuduhan itu.

Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan keputusan untuk memberikan suaka politik itu tidak akan mempengaruhi kewajiban legal Inggris untuk mengekstradisi Assange ke Swedia.

September 2011 lalu WikiLeaks membocorkan surat kawat administrasi pemerintah Amerika saat ini yang sedang mempromosikan praktek homoseks lewat perwakilannya di Warsawa (Polandia), dan Sierra Leone, Afrika. (lihat di sini dan di sini)

 

'Melindungi orang yang rentan'

Kementerian mengatakan, "Kami tetap ingin mengupayakan penyelesaian melalui perundingan yang memungkinkan kami untuk melakukan kewajiban berdasarkan Akta Ekstradisi."

Pemerintah Inggris masih tetap akan berupaya menahannya dan tidak akan membiarkan Assange keluar dari kedutaan. Bila ia keluar, ia akan ditangkap.

Menlu Ekuador, Patino mengatakan pemerintahnya percaya bahwa ketakutan Assange atas penindasan politik itu "sah".

Ia mengatakan negaranya tetap menjalankan tradisi melindungi orang yang rentan.

"Kami percaya, persahabatan kami dengan Inggris tetap terjalin," tambahnya.

Pengumuman itu disaksikan secara langsung oleh Assange dan staf kedutaan dalam jumpa pers melalui video dari Quito. (BBC/LSN)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger