"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , , , , , , , , , » Ratusan ribu umat Katolik, Protestan, Muslim, dan Yahudi turun ke jalan menolak 'pernikahan' sejenis di Perancis

Ratusan ribu umat Katolik, Protestan, Muslim, dan Yahudi turun ke jalan menolak 'pernikahan' sejenis di Perancis

Written By Menara Penjaga on Rabu, 21 November 2012 | 09:55


Masyarakat Perancis memperjuangkan fondasi
masyarakat dan hak-hak anak (foto: NOM).  
PERANCIS, Paris (20 November 2012).

Jalanan di Paris dipadati oleh sekitar 200.000 orang yang berdemonstrasi menentang perubahan peraturan tentang pernikahan. Unjuk rasa pada hari Sabtu (17/11) ini terjadi juga di berbagai tempat lainnya di Perancis.

Menurut laporan
Reuters, di kota Lyon hampir 30.000 pendukung pernikahan menurut tradisi melakukan protes. Di pihak lain, kepolisian setempat melaporkan bahwa ada 40 kontra-demonstran yang ditangkap karena berusaha untuk mengganggu unjuk rasa itu.

Polisi di Toulouse melaporkan bahwa gas air mata digunakan untuk memecah sekelompok homoseksualis yang mencoba untuk mengganggu pertemuan dari sekitar lima ribu pendukung pernikahan sebagai antara satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. 

Le Parisien melaporkan bahwa antara 6.000 dan 8.000 orang berdemonstrasi di Marseille, yang juga disambut oleh para homoseksualis yang membentangkan spanduk yang bertuliskan "Model masyarakat kamu sudah mati, selamat datang di Sodom dan Gomora" dan menghina pada demonstran. 

Demonstrasi pada hari Sabtu itu didukung oleh para pemimpin dari masyarakat Katolik, Muslim, Protestan dan Yahudi. Mereka menuntut administrasi pemerintahan Presiden François Hollande untuk mempertimbangkan dampak dari merubah "fondasi sebuah masyarakat."

 
Demonstrasi kedua

Sebuah demonstrasi kedua dilakukan oleh organisasi Katolik Civitas di Paris pada hari Minggu (18/11).

Gloria TV melaporkan bahwa sekitar 9.000 pendukung pernikahan menurut tradisi, termasuk banyak pendeta, berbaris dengan spanduk bertuliskan "Perancis membutuhkan anak-anak, bukan homoseksual," dan "Pernikahan = satu orang + satu perempuan."

Salah satu pemimpin Civitas,
Alain Escada, mengatakan "Tujuan kami adalah mengobarkan perlawanan yang sungguh-sungguh untuk melindungi keluarga dan anak," kata Escada, yang kelompoknya mengklaim 1.200 anggota dan jaringan sekitar 100.000 pendukung.

Menurut laporan AFP demonstrasi damai hari Minggu itu dinodai oleh kedatangan anggota kelompok feminis radikal, Femen, dari Ukraina, yang mengenakan kerudung biarawati sambil bernyanyi lagu olokan. Mereka kemudian (maaf) bertelanjang dada, dan kemudian dibawa oleh polisi
.


Janji kampanye Presiden Hollande

'Pernikahan' sesama jenis adalah salah satu janji kampanye Presiden Hollande. Ia mengatakan administrasi pemerintahannya berencana untuk melegalkannya pada pertengahan 2013. Dia juga berjanji akan memberikan hak adopsi untuk pasangan sejenis laki-laki, dan bahwa pasangan sejenis perempuan akan diberi akses untuk inseminasi buatan dan fertilisasi in vitro.

Para Uskup Katolik Perancis menjadi memimpin perlawanan terhadap RUU yang akan mengubah definisi pernikahan menurut tradisi yang mendunia. Baru-baru ini Uskup Agung Paris mengatakan bahwa 'pernikahan' sesama jenis akan membahayakan keseimbangan masyarakat Perancis dan anak-anak. "Itu tidak akan menjadi 'pernikahan untuk semua'," ungkap Kardinal Andre Vingt-Trois, mengutip slogan pemerintah, melainkan pernikahan untuk beberapa orang yang memberi dampak pada semua.

Lindungi anak-anak dan keluarga

"Ketika kita membela hak anak-anak untuk membangun kepribadian mereka dengan mengacu pada pria dan wanita yang memberi mereka kehidupan, kita tidak membela posisi tertentu," kata Uskup Agung Paris, "Kita memahami apa yang terlihat lewat praktek dan kebijaksanaan semua orang sejak awal mula dan yang dikonfirmasi oleh para spesialis modern saat ini."

Paus Benediktus XVI sebelumnya telah meminta uskup Perancis pada kunjungannya di Vatikan untuk menentang undang-undang yang diusulkan itu, dengan mengatakan, "Suara Gereja harus diperdengarkan, tanpa henti dan dengan tekad." (LSN)

Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger