"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Minahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minahasa. Tampilkan semua postingan

Festival Seni Pemuda Gereja GMIM 2013

Written By Menara Penjaga on Kamis, 19 September 2013 | 09:54

INDONESIA, Manado (MP) – Komisi pelayanan pemuda (Kompelka) Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) kembali akan menggelar kegiatan Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) se sinode pada 27-29 September 2013 di Wilayah Langowan Dua.

Menurut hasil temu teknis yang dilaksanakan 7 September yang dimuat di situs Pemuda Sola Fide Tinoor pendaftaran untuk mengikuti kegiatan ini dibuka sampai 22 September 2013. 

Jenis kegiatan dan tempat pelaksanaan adalah sebagai berikut:


BIG CHOIR (paduan suara besar):

1. Sion Tempang (penyisihan)

2. Sion Taraitak (final)


SMALL CHOIR (paduan suara kecil)

1. Musafir Tempang (penyisihan)

2. Nafiri Tempang (final)


VOCAL GROUP

Seri A1: Sion Taraitak

Seri A: Daniel Karumenga

Seri B: Zaitun Taraitak


BINTANG VOCALIA: Imanuel Toraget 

TEATER ROHANI: Nafiri Tempang 

BAND ROHANI: Daniel Karumenga 

CCA: Zaitun Taraitak 

Menurut catatan, masing-masing jemaat/peserta disiapkan akomodasi oleh panitia. [+]

Duka di Tondano, Minahasa: Selamat jalan "sembilan anak remaja teladan"

Written By Ray Maleke on Selasa, 28 Mei 2013 | 22:08

Ibadah pelepasan delapan jenazah remaja Tondano di GMIM Sentrum Liningaan (foto: Manado Post).
INDONESIA, Tondano (MP) – Ribuan orang menghadiri acara pemakaman dan pelepasan delapan dari sembilan remaja Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Senin (27/5) waktu setempat. 

Kedelapan remaja gereja ini mendapat penghormatan dari jemaat dengan ibadah di gereja, kebiasaan yang hanya dilakukan untuk mereka yang sementara atau pernah memikul tugas pelayanan gereja, baik sebagai penatua, syamas (diaken) atau pendeta.

Acara pemakaman delapan dari sembilan jenazah diawali dengan ibadah di rumah duka masing-masing keluarga, kemudian dilanjutkan di Gereja Sentrum Liningaan di mana delapan remaja yang menjadi korban arus pasang di pantai Kawis (Sabtu, 25/5) didoakan kemudian dihentar ke pemakaman umum Ranowangko, kurang lebih satu kilometer dari lokasi gereja.

Sesuai tradisi di Tondano para pekabung berarakan menyertai keranda jenazah sampai di tempat pemakaman, sekalipun hari itu hujan turun. 

Hari Selasa (28/5) waktu setempat korban kesembilan turut juga dimakamkan. 


Duka Minahasa

Peristiwa yang menimpa rombongan tamasya jemaat GMIM Sentrum Liningaan menjadi duka komunitas Kawanua baik di Minahasa maupun di diaspora.

Hari Minggu lalu (28/5), Yessha Pelealu, salah seorang teman dari para korban, di halaman Facebook (Fb)-nya menulis, "Selamat jalan ade2 sayanggg Tuhan kalo qw qta blh blg, qyp musti anak2 yg cinta Tuhan yg Tuhan ambe.."  (Selamat jalan adik-adik sayang | Tuhan kalau aku boleh katakan, mengapa mesti anak-anak yang cinta Tuhan yang Tuhan ambil..)

Berbagai ungkapan belasungkawa mewarnai komunitas-komunitas online orang-orang Minahasa, tak sedikit yang berupaya mencari solusi untuk mencegah peristiwa tragis yang sama terulang kembali.


Sambutan duka Bupati Minahasa

Bupati Minahasa yang juga adalah Ketua Komisi Remaja Sinode GMIM, Drs. Janjte Wowiling Sajouw, M.Si, dalam sambutannya mengungkapkan rasa duka yang dalam atas peristiwa ini.

Bupati Sajouw yang sebelumnya bersama rombongan mengunjungi ruman-rumah duka juga mengungkapkan bahwa objek wisata di Minahasa yang rawan bagi pengunjung akan ditutup, sementara yang layak dikunjungi akan dikelolah secara profesional dan dilengkapi dengan penjaga pantai, demikian laporan Manado Post (28/5).


Harta dalam bejana

Kisah tragis yang menimpa tiga belas remaja GMIM Sentrum, dan mengambil nyawa sembilan di antaranya, tak hanya akan dikenang sebagai kisah tragis semata-mata.


Novi Mentu, ayah dari salah seorang korban, Pingkan Mentu (17), memberi kesaksian pada acara pelepasan di Gereja Sentrum. Ia yang ada di lokasi saat itu berusaha menyelamatkan mereka yang terjebak arus kuat yang datang tiba-tiba, namun ia sendiri kehilangan anaknya.

Penatua Remaja jemaat Sentrum, Higia Sambul, termasuk sederet orang yang sangat terpukul dengan peristiwa yang sulit diterima dan sulit dipahami ini. Dalam isak tangisnya ia mengatakan bahwa anak-anak ini (para korban, red) adalah anak baik-baik. 

Selain Risky dan Pingkan, korban lainnya adalah Morina Rarung (13), Valdano Surentu (17), Sherina Onggeleng (14), Gabriela Surentu (16), Angie Gabriela Tengker (14), Dandy Wuisang (12) dan Geronimo Mailantang (14).

Pada hari pemakaman para korban Yessha, salah seorang teman, kembali menulis status di Fb:

Se lia biasa2 jo, senyum pa org2. biar dlm hati so ta pela2, kurang mo sontong sdki kong ancoorrrrr..
Oh Tuhan, sungguh so ancor sx ni hati mo lia pa ni 9 anak rmja teladan di sentrum terakhir kali.
Ntw apa Tuhan pe mksd dgn ini,cuma ta prcya dibalik ini smw ada rencana luar biasa indah yg Tuhan sediakan.
:')

(Tunjukkan seperti biasa saja, [berikan] senyum pada orang-orang, sekalipun hati telah retak-retak, tinggal disentuh sedikit akan hancur. Oh Tuhan, sungguh hancur hati ini melihat sembilan anak remaja teladan di Sentrum untuk yang terakhir kali. Entah apa maksud Tuhan dengan ini, namun aku percaya di balik ini semua ada rencana luar biasa indah yang Tuhan sediakan :') )

Jemaat, keluarga dan teman-teman dekat dari para korban hari-hari ini terus menjadi pokok doa pribadi maupun di berbagai ibadah gereja, di Minahasa maupun di diaspora.***

Polisi memediasi tarkam di Modoinding, Minahasa

Written By Menara Penjaga on Kamis, 23 Agustus 2012 | 00:02

INDONESIA, Minahasa Selatan.
Perkelahian antar kampung pecah di Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara. Dua kelompok pemuda dari Desa Makaaruyen dan Desa Wullurmaatus saling serang menggunakan senjata tajam.

Informasi yang dihimpun detikcom, pemicu perkelahian adalah penikaman yang dilakukan seorang warga desa Makaaruyen terhadap warga desa Wullurmaatus pada acara peringatan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2012 lalu.

Tak terima dengan penikaman tersebut, pemuda Desa Wullurmaatus melakukan aksi balas dendam dengan menyerbu Desa Makaaruyen, Rabu (22/8/2012), pagi tadi. Aksi baku hantam pun akhirnya pecah di perbatasan kedua desa.

Sebanyak 6 orang terluka akibat pertikaian itu. Sedangkan satu orang lainnya kritis terkena peluru senjata angin. Selain itu, beberapa rumah warga hancur karena terkena lemparan batu. Sebuah mobil Taruna bernopol DB 4199 A juga ikut dirusak menggunakan parang dan besi.

Kapolsek Modoinding AKP Hasan Iyaku mengatakan telah menurunkan personilnya untuk mengamankan pertikaian dua desa tersebut. “Situasinya sekarang sudah kondusif, tapi kami tetap melakukan penjagaan di perbatasan kedua desa itu,” ujar Hasan Iyaku kepada detikcom, Rabu (22/8/2012) malam.

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya saat ini sedang memediasi pertemuan tokoh masyarakat dari kedua desa untuk membahas penyelesaian pertikaian.

“Kapolres Minsel AKBP Sumitro bahkan turun langsung memediasi. Saat ini pertemuan sedang berlangsung. Mudah-mudahan ditemui titik terangnya,” pungkas Hasan Iyaku.

Semoga persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, dan tidak terjadi lagi di kemudian hari(detikNews/MP)

Ribuan warga GMIM ikut Sidang Sinode ke-76 di Amurang

Written By Menara Penjaga on Rabu, 22 Agustus 2012 | 03:02

Suasana pembukaan Sidang Istimewa Majelis Sinode
GMIM (foto: Kabar Gereja)
INDONESIA, Amurang (Sulut).
Ribuan peserta Sidang Istimewa Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ke-76 mengenai Adendum Tata Gereja tahun 2007 mulai berdatangan di Gedung Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Wilayah Amurang Satu dan Dua.

Sidang yang dilaksanakan pada Selasa (21/08/2012) dihadiri oleh sekitar 1,519 peserta yang berasal dari seluruh pelosok Sulawesi Utara yang berjumlah 107 wilayah, sejak pukul 07.00 Wita mulai memadati kompleks perkantoran.

Salah seorang peserta sidang, Pdt Minah Mamoto STh kepada mengatakan, dirinya bersama rombongan gereja telah tiba di Minahasa Selatan sejak jam 05.00.

"Rombongan kami dari Makalonsow Tondano datang lebih awal tapi ternyata sampai di sini sudah banyak peserta dari wilayah lain yang sudah lebih dulu ada," ujar Mamoto.

Dalam Sidang Sinode Istimewa itu, hadir Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Djouhari Kansil, Bupati Tetty Paruntu, Asisten Bidang Pemerintahan, Danny Rindengan selaku Sekretaris Panitia Pelaksana, Ketua Sinode Pdt PH Tampi, STh MSi, Sekum Pdt Arthur Rumengan MTh.

Ibadah pembukaan dipimpin Wakil Sekretaris BPMS GMIM, Bidang data dan Informasi, Pdt Altje Runtu Lumi MTh.

Bupati Minahasa Selatan, Tetty Paruntu dalam laporan pertanggung jawabannya dihadapan para pendeta, penatua dan syamas, mengatakan, sidang Sinode GMIM Istimewa Adendum Tata Gereja tahun 2007, di Amurang, akan menjadi bentuk aktualisasi dalam meningkatkan kreativitas iman kepercayaan kepada Tuhan. Serta mengedepankan pelayanan kepada jemaat tanpa ada kepentingan politik. (BeritaKawanua via Kabar Gereja)

Pesta Seni Remaja GMIM dilaksanakan di Langowan

(Ilustrasi: Berita Kawanua)
Remaja Kristen adalah penentu gereja di masa depan. Berikut kutipan laporan Berita Kawanua tentang kegiatan Pesta Seni Remaja (PSR) di Minahasa, Indonesia.  

Setelah tahun 2011 Pesta Seni Remaja (PSR) dilaksanakan di wilayah Manado Timur satu, Kini Tahun 2012 wilayah Langowan I dan IV akan menjadi tuan rumah PSR dengan standart profesionalisme yang berkualitas.

Sebagai kegiatan favorit, PSR selalu menjadi ivent yang terus diperebutkan oleh banyak jemaat dan wilayah untuk menjadi penyelenggara, yang berdampak kepada semakin berkualitasnya penyelenggaraan kegiatan ini disetiap tahun pelayanan.

PSR Gereja Masehi Injili di Minahasa akan dilaksanakan di wilayah Langowan I dan IV mulai tanggal 23 sampai dengan 25 Agustus 2012 bertindak sebagai ketua panitia dalam kegiatan tersebut adalah Pnt. Erick Maliangkay SH.

Kegiatan PSR telah menjadi agenda tahunan yang diprogramkan sebagai wadah pengembangan minat dan bakat remaja GMIM dibidang seni dan musik lewat kepanitiaan yang dibentuk dengan tujuan sebagai sarana yang kompetitif, edukatif, rekreatif dan teologis bagi seluruh remaja yang ada diwilayah pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Dalam PSR ini diselenggarakan berbagai macam lomba yang berhubungan dengan seni, seperti: Mixed Youth Choir, Girls Choir, Vocal Group, Tarian Kreatif Rohani, Bintang Vokalia, Baca Mazmur dan Kidung Agung serta Band Rohani.

PSR 2012 ini juga akan diadakan kegiatan Workshop PSR 2012, seminar paduan suara serta kegiatan yang nantinya menunjang program-program pemerintah. (Berita Kawanua)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger