"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."
Home » , » Howard Thurman: Kekristenan adalah Kristus

Howard Thurman: Kekristenan adalah Kristus

Written By Menara Penjaga on Jumat, 30 Maret 2012 | 11:53

Howard Thurman, aktivis pergerakan sipil di Amerika yang turut menginspirasi Dr. Martin Luther King Jr. Dalam kunjungannya ke Ceylon tahun 1935 berdiskusi dengan seorang intelektual Hindu yg mengutarakan kata-kata ini:

"Lebih dari tiga ratus tahun yang lalu nenek moyang Anda diambil dari pantai barat Afrika sebagai budak. Orang-orang yg terlibat dalam perdagangan budak adalah orang Kristen. Salah satu penulis lagu Kristen Anda, John Newton, memperoleh uang dari penjualan budak di Amerika. Ia yg menulis ”Betapa Manis Suara Yesus Memanggil” dan ”Ajaib Benar Anugerah” – mungkin masih ada yg lain, tapi [dua] ini yg saya tahu. Salah satu dari kapal pengangkut budak yg terkenal diberi nama ’Yesus’. Orang-orang yang membawa para budak adalah orang Kristen, pelayan Gereja, mengutip tulisan rasul Paulus, memberi persetujuan agama utk sistem perbudakan.

"Sekitar tujuh puluh tahun atau lebih yang lalu Anda dimerdekakan oleh seorang yang tidak mengaku diri sebagai seorang Kristen, melainkan seorang yang merupakan ujung tombak dari suatu gerakan politik, sosial dan ekonomi, hal yang penting yang ia sendiri tidak mengerti. Sejak waktu itu Anda telah hidup dalam suatu bangsa Kristen di mana [bangsa] Anda dipisahkan [krn warna kulit (segregasi)], digantung, dan dibakar. Bahkan di dalam gereja, saya tahu ada segregasi. Salah satu murid saya yg mengunjungi negara Anda mengirimkan pada saya kliping tentang sebuah gereja Kristen yang menghentikan ibadahnya untuk bergabung dengan massa [mengejar] seorang dari rekan [sebangsa] Anda. Ketika mereka telah menangkap dan membunuhnya, mereka kembali dan melanjutkan ibadah mereka pada Tuhan orang Kristen.

”Saya seorang Hindu. Saya tidak mengerti. Anda datang ke negeri saya ini, kokoh berdiri dalam iman dan tradisi Kristen. Saya tidak ingin terkesan kasar terhadap Anda. Tetapi, Pak, saya pikir Anda adalah seorang pengkhianat dari semua orang yang berkulit gelap di seluruh dunia. Saya bertanya-tanya, bagaimana Anda, seorang intelektual, bisa membela posisi Anda.”

Inti jawaban Howard Thurman kepadanya adalah Yesus; bukan sebagai religious object tetapi religious subject. Ia menulis, "Adalah penting untuk menelisik agama Yesus itu dari latar belakang masa [di mana Ia hidup] dan [di tengah] bangsaNya sendiri, dan mencari dalam pengajaranNya hal-hal yang berhubungan dengan yang tak mempunyai warisan [yang tertindas]dan yang miskin (It is necessary to examine the religion of Jesus against the background of his own age and people, and to inquire into the content of his teaching with reference to the disinherited and the underprivileged). Jesus and the Disinherited (Boston, MA: Beacon Press, 1996), 14-15.
Share this article :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menara Penjaga - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger